streaming

Daftar lisensi hak cipta yang wajib untuk platform streaming berbayar

Berikut adalah daftar lisensi hak cipta yang wajib dimiliki oleh platform streaming berbayar di Indonesia pada tahun 2025, beserta penjelasan singkat masing-masing, dalam rangka memenuhi regulasi dan melindungi hak pemegang karya cipta secara menyeluruh.


1. Lisensi Sinkronisasi

streaming

Lisensi ini diperlukan ketika konten musik atau lagu digunakan bersamaan dengan media visual seperti video, film, iklan, atau jingle dalam platform streaming. Konten yang diputar harus memiliki izin resmi dari pemegang hak cipta agar hak pencipta musik terlindungi.

2. Lisensi Publikasi (Mechanical License)

Meliputi hak untuk mendistribusikan, mereproduksi, dan menyebarkan karya musik yang direkam secara digital. Platform streaming berbayar harus memiliki lisensi ini agar dapat menayangkan rekaman musik secara sah kepada pelanggan.

3. Lisensi Performa Publik

Lisensi ini mengatur penggunaan karya musik saat dipertunjukkan secara langsung atau diputar secara publik, termasuk live streaming. Platform harus mendapatkan izin dari pemegang hak terkait agar penayangan konten dilakukan secara legal.

4. Lisensi Reproduksi Salinan

Meliputi hak untuk menggandakan karya cipta dalam bentuk salinan fisik atau digital. Streaming musik atau video yang menggandakan karya harus diiringi lisensi reproduksi agar tidak melanggar hak cipta.

5. Lisensi Distribusi

Lisensi yang memberikan hak bagi platform untuk mendistribusikan karya cipta kepada publik melalui layanan digital atau streaming berbayar.

6. Lisensi Pengelolaan Kolektif

Platform dapat memperoleh lisensi melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang mewakili pemilik hak cipta. LMKN memudahkan pengurusan lisensi dengan model pembayaran royalti terpusat, memastikan distribusi royalti yang adil kepada pencipta dan pemilik hak.

7. Lisensi Hak Terkait

Selain lisensi hak cipta utama, platform juga harus mengurus lisensi hak terkait yang melibatkan produser rekaman dan pelaku lainnya yang memiliki hak atas rekaman suara maupun penampilan.


Implementasi dan Kepatuhan

  • Kepatuhan Regulasi
    Sesuai Peraturan Menteri Hukum Nomor 27 Tahun 2025, platform streaming berkewajiban membayar royalti secara transparan dan terstruktur kepada pemilik hak cipta lewat LMKN.
  • Manajemen Royalti
    Royalti dibayarkan berdasarkan penggunaan atau pemutaran karya, yang dilacak dan dilaporkan secara berkala oleh platform kepada LMKN.

Tantangan dan Solusi

  • Ketidakpastian Regulasi
    Masih terdapat tantangan dalam pencatatan lisensi dan kepastian hukum di Indonesia, termasuk proses take-down konten bajakan yang lambat.
  • Kerjasama Internasional
    Platform yang menggunakan konten luar negeri harus mengurus lisensi dengan pemegang hak di negara asal, menambah kompleksitas pengelolaan lisensi.
  • Digital Rights Management (DRM)
    Penggunaan teknologi DRM membantu platform melindungi konten dari pembajakan dan penggunaan yang melanggar lisensi.

Kesimpulan

Platform streaming berbayar wajib memiliki beragam lisensi hak cipta, mulai dari lisensi sinkronisasi, publikasi, performa, reproduksi, distribusi, hingga pengelolaan kolektif serta lisensi hak terkait. Kepatuhan penuh terhadap lisensi ini tidak hanya mendukung legalitas operasi, tetapi juga menjaga ekosistem kreatif agar berkelanjutan dengan penghargaan yang adil kepada pemilik karya cipta. Luck365